Kesiapan Sumber Daya Manusia dalam Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Program Pendidikan Luar Sekolah

👉✋👏👍💖❤💘


Sumber : https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.maxmanroe.com%2Fvid%2Fteknologi%2Fpengertian-tik.html&psig=AOvVaw1X_RfHIWH5_sTp_LX-T1G9&ust=1631177284567000&source=images&cd=vfe&ved=0CAsQjRxqFwoTCKDQmZz_7vICFQAAAAAdAAAAABAD

Dalam memanfaatkan TIK untuk program pendidikan luar sekolah, tentu banyak hal yang harus dipersiapkan dan dipertimbangkan. Ketika mengambil suatu langkah yang baru dalam pemilihan metode pembelajaran tentu tidak bisa asal pilih hanya karena tuntutan dan keterpaksaan saja. Karena, peralihan metode pembelajaran yang beralih dari yang satu ke yang lainnya tentu akan memiliki dampak. Dampak tersebut bisa dengan hasil yang baik, namun bahkan bisa juga mengalami kegagalan dan justru menyebabkan kegagalan dalam pelaksanaan program yang telah dirancang.

 

Banyak hal yang harus diperhatikan dalam pemanfaatan TIK untuk program pendidikan luar sekolah ini. Mulai dari kesiapan program itu sendiri, ketersedian sarana dan prasana yang mendukung dalam penggunaan TIK pada program pendidikan luar sekolah tersebut, bahkan juga kesiapan dari sumber daya manusianya. Sumber daya manusia yang dimaksud disini adalah subjek-subjek utama yang akan menggunakan TIK tersebut dalam program pembelajaran pada program pendidikan luar sekolah. Subjek-subjek utama tersebut diantaranya adalah pendidik dan peserta didik pada program pendidikan luar sekolah tersebut.

 

Pendidik sebagai tenaga pengajar yang akan menjelaskan pembelajaran dengan memanfaatkan TIK tersebut dalam memudahkannya untuk menyampaikan informasi yang telah dipersiapkan. Kalau saja pendidiknya tidak memiliki kemampuan dalam menggukan TIK tersebut sedangkan ia telah memilih melakukan peralihan metode pembelajaran dari manual berpindah ke penggunaan TIK, maka ini akan menjadi masalah besar bagi kesuksesan penyampaian pembelajaran pada program PLS tersebut. Untuk itu dipastikan adanya kesiapan pada pendidik dalam mengambil keputusan mengenai peralihan penggunaan metode tersebut. Langkah lain yang dapat diambil yaitu pihak penyelanggaraan program dapat memberikan pelayanan kepada pendidik untuk dapat melatih dan mengembangkan keterampilannya terhadap penggunaan TIK sesuai dengan aplikasi TIK apa yang akan digunakan pendidik dalam menyampaikan pembelajarannya agar berjalan dengan baik dan tidak memiliki hambatan.

 

Selanjutnya, sumber daya manusia yaitu peserta didik juga diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan terhadap TIK yang akan ia gunakan sebagai metode pembelajarannya pada program pendidik luar sekolah tersebut. Jangan sampai ketika pendidik secara terus menerus menyampaikan materi pembelajaran menggunakan TIK yang ia pilih, tetapi peserta didik tidak memilki kesinambungan terhadap alat yang digunakan. Sarana TIKnya saja peserta didik tidak paham, apalagi dengan materi pemebalajaran yang akan disampaikan oleh pendidik tersebut. Maka hal ini sudah jelas akan memberikan dampak yang tidak baik yang akan memberikan kegagalan dari pelaksanaan program pendidikan luar sekolah itu sendiri. Hal yang dapat dilakukan kepada peserta didiknya adalah dapat memastikan bahwa semua peserta didik dapat nyaman dan merasa cocok dengan pemilihan metode TIK yang digunakan agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik tanpa harus dihalangi dengan kesulitan yang bersumber dari manapun itu.

 

Dapat disimpulkan bahwa, ketika suatu program pendidikan luar sekolah memilih untuk melakukan peralihan dengan memanfaatkan TIK sebagai metode dalam pembelajaran pada prigram PLS banyak aspek-aspek yang harus ia perhatikan untuk mensukseskan keputusan terssebut. Salah satu aspek penting yang harus ia perhatikan yaitu kesiapan sumber daya manusianya dalam menggunakan TIK tersebut dalam pembelajaran program pendidikan luar sekolah tersebut. Hal itu dapat dilakukan dengan mengidentifikasi dahulu baik itu pendidikan dan peserta didiknya apakah memiliki pemahaman dan kemampuan dalam memanfaatkan metode pembelajaran berbasis TIK tersebut dalam proses pembelajaran. Sehingga, tidak menyebabkan kesulitan dan adanya kesalahpahaman dalam berkomunikasi agar tercapainya tujuan dari program pendidikan luar sekolah tersebut.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Paparan Hasil Perancangan Produk Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Program Pendidikan Luar Sekolah

MENGENAL LAHIRNYA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI SEBAGAI SARANA DALAM MEMBANTU MEMPERMUDAHAN KEHIDUPAN MANUSIA

Penegasan Paparan Hasil Perancangan Produk Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Program Pendidikan Luar Sekolah