Penguasaan Perancangan Produk Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Program Pendidikan Luar Sekolah

 


Pendidikan luar sekolah menjadi salah satu pihak yang ikut memanfaatkan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi pada program yang dibuatnya. Pemakaian media berbasis teknologi informasi dan komunikasi ini bertujuan untuk memudahkan dalam penyampaian pembelajaran secara lebih mudah dan tepat. Dengan pemakaian media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi ini diharapkan agar program tersebut dapat ikut berkembang sesuai dengan perkembangan zaman sehingga dapat beradaptasi secara mudah dengan perubahan sistem pembelajaran yang terus berkembang dengan begitu cepat. Media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang digunakan dalam pembelajaran pendidikan luar sekolah kurang lebih sama dengan media pembelajaran yang digunakan oleh bidang-bidang pendidikan lainnnya yaitu bidang pendidikan formal dan bidang pendidikan informal. Salah satu lembaga pendidikan luar sekolah yang sudah memakai media berbasis teknologi informasi dan komunikasi ini sebagai salah satu media dalam penyampaiaan pembelajarannya adalah lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana.

 

Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana adalah Lembaga Pemerintah Nonkementerian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Kesehatan. lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pengendalian penduduk dan penyelenggaraan keluarga berencana. Lembaga ini bergerak untuk penyuluhan pada masyarakat agar menjadi masyarakat yang sejahtera. Dalam penerapan pemakaian media berbasis teknologi informasi dan komunikasi ini tentu dibutuhkan produk yang akan menunjang pemakaian media tersebut. Dalam hal ini, tentu hal yang harus diperhatikan yaitu bagaimana perancangan produk tekonologi informasi dan komunikasi yang sesuai dengan program pendidikan luar sekolah yang sedang dijalankan tersebut. Penguasaan perancangan produk menjadi hal yang tidak boleh dilewatkan ketika merancang produk tersebut. Produk yang dirancang dipastikan dapat rasional dengan masalah yang ditemukan pada program pembaga tersebut dan harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan dari program lembaga pendidikan luar sekolah tersebut.

 

Seperti halnya pada Lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana ditemukan permasalahan bahwa sebelum pandemi Covid-19, kegiatan dilakukan secara offline, pada situasi ini saja partisipasi masyarakat masih kurang akibat masih kurangnya kesadaran akan pentingnya penyuluhan KB ini, dan juga ditemukan kendala bagi sasaran yang memiliki keterbatasan waktu seperti ibu rumah tangga yang harus mengurus keluarga dan pekerjaan rumah, juga ada lansia yang mudah lelah sehingga tidak bisa berlama-lama mengikuti pembelajaran. Apalagi ketika pandemi Covid-19 terjadi secara tiba-tiba pembelajaran dilakukan secara oniline, perubahan yang tiba-tiba membuat sulitnya penyebaran informasi pembelajaran yang dialihkan dan juga kurangnya pengetahuan akan teknologi bagi beberapa sasaran juga menyebabkan kesulitan dalam mengikuti pembelajaran. Setelah situasi semakin membaik dapat dilakukan pembelajaran secara offline kembali, namun tentu dengan kapasitas orang yang terbatas dan harus terbagi, ini juga menyebabkan banyaknya waktu yang terpakai, kemudian pembelajaran juga dilakukan bercampur antara online dan offline sesuai situasi yang ada. Pembelajaran yang berubah-ubah ini, tentunya akan lebih membutuhkan produk teknologi dan informasi yang sesuai yang dapat memudahkan semua pihak.

 

Dengan melihat hal tersebut penulis akan membuat suatu produk yang diharapkan dapat membantu memudahkan pembelajaran di lembaga terkait dan tentunya dipastika rasional dengan kebutuhan program tersebut.  Nama produk yang dirancang yaitu kartu sehat. Kartu sehat ini didistribusikan secara online. Pembuatan kartu dilakukan dengan kerjasama antara pihak penyelenggara yaitu lembaga Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana dengan pihak wilayah sasaran terkait. Kartu sehat tersebut memiliki fungsi sebagai wadah mempermudah untuk mengakses materi penyuluhan KB yang terlewat ketika pembelajaran offline, mengakses materi penyuluhan KB yang belum dipahami ketika pembelajaran offline, mengakses materi penyuluhan KB secara online, mendapatkan link zoom untuk event penyuluhan KB, dan periksa kesehatan gratis.


Seperti yang telah penulis sampaikan diatas, penguasaan dalam perancangan produk sangat penting dalam kesusuksesan produk yang dirancang. Dari permasalahan dan produk yang akan dirancang tadi, penguasaan yang dimaksud adalah perancang memahami apa masalah yang terjadi pada program pendidikan luar sekolah tersebut, kemudian berdasarkan kebutuhan yang didapat, perancang membuat rancangan produk yang harus dipastikan kerasionalnya dengan apa yang seharusnya didapatkan. Perancang dipastikan harus paham dengan produk yang dirancang tersebut mulai dari tujuan, kegunaan, cara pakai dari produk yang dirancang tersebut harus jelas dan dapat dipertanggungjawabkan nantinya. Agar ketika harus diupdate menjadi lebih baik, perancang tahu kelebihan dan kelembahan dari produk yang dirancang tersebut sehingga perancang menjadi mudah mengetahui aspek mana yang harus diubah, ditambah, diperbaiki, maupun diganti karena perancang sudah menguasai produk yang dirancang tersebut.

 

Dapat disimpulkan dalam perancangan produk teknologi informasi dan komunikasi program pendidikan luar sekolah, produk yang dirancang dipastikan rasional dengan kebutuhan peserta didiknya. Produk tik tersebut harus tepat sasaran. Jika produk tik tersebut tidak sesuai, maka itu akan sia-sia dan tidak akan memberikan solusi yang baik terhadap masalah yang ada. Dan juga harus yang paling penting perancang punya penguasaan yang lebih terhadapa produk yang dirancangnya. Oleh karena itu, pastikan terlebih dahulu bagaimana produk tersebut dapat dibuat dalam rancangan produk yang dipahami dan dijalankan dengan mudah oleh para penggunanya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Paparan Hasil Perancangan Produk Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Program Pendidikan Luar Sekolah

MENGENAL LAHIRNYA TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI SEBAGAI SARANA DALAM MEMBANTU MEMPERMUDAHAN KEHIDUPAN MANUSIA

Penegasan Paparan Hasil Perancangan Produk Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Program Pendidikan Luar Sekolah